Redenominasi Rupiah: Apa itu sebenarnya?

Beberapa hari terakhir ini lagi heboh tentang redenominasi rupiah, yang katanya uang rupiah bakalan dipotong nilainya 3 biji nol, sehingga uang Rp 1.000 nanti jadi 1 rupiah, atau uang 1.000.000 jadi seribu perak. Bener gak sesimpel itu? Nah, dari beberapa sumber, banjaristi mencoba mengungkap redenominasi rupiah ini, mulai dari pengertian, keuntungan, serta kerugiannya, yang akan kami kupas secara kasar, sekasar... SIKAT!!! Let's bekicot_________

uang-redenominasi-rupiah
Uang redenominasi? sourcepic: forum.kompas.com
Redenominasi: Apa itu?
Simpelnya, redenominasi itu penyederhanaan uang dengan mengurangi angka nol, dan rencana pemerintah adalah mengurangi sebanyak 3 digit dibelakang. Misal Rp 1.000 jadi Rp 1. Bukan cuma mata uang, tapi juga harga barang akan dikurangi nilainya, jadi misal motor seken kredit harganya Rp 10.000.000 (10 juta), setelah redenominasi harganya menjadi Rp 10.000 (10ribu). Nilai terkecil nanti  rencananya adalah uang 1 sen (0,1 rupiah), hasil penyederhanaan dari 100 rupiah, kalau 50 rupiah masih dipertimbangkan diredenominasi atau tidak, soalnya kan kita juga jarang 'kan pake uang 50rupiah? Beli permen sebiji aja gak bisa.


uang-redenominasi
Pencoretan 3 angka nol.
Sourcepic: andy.web.id
Selain redenominasi, juga ada sanering, yaitu pemotongan nilai uang. Misal uang Rp 10.000 (10 ribu) menjadi Rp 5.000, tapi harga barang tetap, misal harga bakso semangkok tetap Rp 10.000, makanya sanering akan menurunkan daya beli masyarakat karena harga menjadi mahal, uang 5ribu cuma bisa beli bakso setengah mangkok.

Jadi, redenominasi berbeda jauh dengan sanering. Intinya: redenominasi cuma menyederhakan, harganya tetap sama, 1 rupiah sama dengan seribu sebelum redenominasi, 10 ribu sama dengan 10 juta sebelum redenominasi.

Soal redenominasi sendiri, sebelumnya pada tahun 1950 dan 1959 pemerintah pernah melaksanakan sanering (pemotongan uang) dan tahun 1965 redenominasi, namun gagal, yang membuat rupiah malah nambah angka nol dua biji.

Untuk rencana uang yang baru, tetap sama, cuma seperti kata bapak Rudy Widodo, Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu, beda uang lama dengan uang yang baru cuma nominalnya. Misal Uang Pattimura seribu rupiah itu kalau yang baru nanti ada tulisan "baru" dan nominalnya bertuliskan Rp 1.

Keuntungan
dollar-amerika-100
Uang dollar, mata uang
pembanding di seluruh
dunia
Yang pertama lebih praktis. Lumayan kalau kita menghitung-hitung di kalkulator bisa lebih mudah, apalagi di bursa efek dimana terjadi transaksi milyaran rupiah, kasian kalkulator di sana pada nangis kebanyakan angka nol. Lagian juga kalau dipikir, uang 1000 jarang digunakan juga toh, paling cuma beli gorengan sebiji, atau bayar parkir. Buat yang begituan, nilai 1000 itu "terlalu besar". Bayangin aja, kalau dengan uang 1.000 USD, kita bisa beli motor, di Indonesia, Rp 1.000 cuma dapat gorengan, lucu 'kan?

Nilai sen juga realitanya gak pernah dipakai di kondisi sekarang, paling cuma di rekening bank gara-gara kepotong bunga. Makanya, redenominasi juga kalau tidak salah kata pak SBY atau siapa saya lupa, untuk menyetarakan rupiah dengan mata uang internasional seperti dollar atau euro. 1 USD sekarang 9ribu-an, kalau redenominasi, cuma sekitar 9 rupiah, lumayan kan.

Kerugian
Kalau tidak dipersiapkan dengan baik, redenominasi malah memicu inflasi, harga barang bisa jadi mahal karena kurangnya uang baru di masyarakat, terutama uang sen. Anggapannya begini, misal harga bensin sekarang Rp4.500, kalau redenominasi, harganya jadi Rp 4,5. Nah, gimana kalau uang sen belum menyebar merata ke masyarakat? Pastinya harga akan dibulatkan jadi Rp5 kan? Inilah yang menurut beberapa ekonom, redenominasi masih belum perlu, karena ekonomi Indonesia baik-baik saja. Kalau terjadi inflasi besar-besaran, barulah redenominasi perlu dilakukan. Tapi jika melihat rencana pemerintah melakukan masa transisi dari 2014-2018 (4 tahun) dan baru "meninggalkan" rupiah lama pada tahun 2022 (10 tahun lagi), rasanya waktu tersebut sudah cukup lama untuk mensukseskan redenominasi dan meratakan uang redenominasi ke seluruh masyarakat Indonesia.

Apa lagi ya, yang perlu dibahas, kayaknya cukup segitu dulu. Sekali lagi, saya bukan orang ekonom, cuma menyimpulkan dari banyak sumber. So, mohon koreksi dan kritiknya jika ada kesalahan. Silakan juga komennya soal redenominasi ini.

Thanks for watching banjaristi, stay tune here, and... Aku Cinta Rupiah #Apaansih

Thanks for:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/12/16/18333554/Redenominasi.Sen.Menjadi.Satuan.Rupiah.Terkecil
http://www.bisnis.com/articles/redenominasi-rupiah-pasar-modal-hanya-butuh-penyesuaian-3-6-bulan
http://www.antaranews.com/berita/348625/jangan-khawatir-redenominasi
http://economy.okezone.com/read/2012/12/16/279/732790/redenominasi
http://id.berita.yahoo.com/2014-bi-terbitkan-mata-uang-redenominasi-070811333--finance.html
http://m.inilah.com/read/detail/1938351/redenominasi-demi-gengsi

About Me

My Photo
My name is renaldy, and I'm not a terrorist, cuma blogger asal Kalimantan Selatan. I have a name as same as Tukul, but everyone who have meet with Me say that I'm 180km/hour more cool than Tukul. Mertua cerdas pilih menantu perawat karena perawat itu LAKI!

Disclaimer

"Blog ini sengaja tidak dipasang script anti-copy agar semua materi yang ada di blog dapat dengan mudah dicopas dan dibagikan ke orang lain melalui media lain. Kami hanya mengharapkan agar materi yang diambil disertakan sumber ke blog ini. Hargai kerja keras, keringat, darah, airmata, sakit pinggang saat menulis artikel, dan tidak sedikit pulsa modem yang telah kami keluarkan. Kami menghargai kebebasan, tapi kebebasan yang bertanggung jawab :)"

Contact Us

e-mail: renald33@gmail.com
phone: +6285391612750

Feedback